Toko Online | Peralatan Perlengkapan Pendukung Kolam Taman air Akuarium Industrial Agroindustri Perikanan

terdesign.comgesund obat ikanredin.iddeep blue filter

 
E-mail Print PDF

MEMELIHARA IKAN : SEBUAH LANGKAH SEHAT DAN MENYENANGKAN UNTUK SEIMBANG DENGAN ALAM

 

Memelihara hewan peliharaan adalah hal yang sangat menyenangkan. Di saat tubuh kita merasa lelah sepulang dari aktifitas seharian, sesampai di rumah ada hewan-hewan peliharaan yang lucu menyambut kita dengan tingkah mereka yang unik dan menggemaskan.
Penelitian psikologi menyebutkan bahwa manusia yang memiliki hewan peliharaan memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami depresi dan cenderung lebih bahagia. Sementara dari segi medis, disebutkan bahwa  orang dengan hewan peliharaan memiliki jantung yang lebih sehat.
Penelitian ini cukup masuk akal karena dengan memiliki hewan peliharaan, kita akan bebas dari rasa kesepian dan kesendirian. Disebutkan bahwa terapi ‘membelai bulu kucing/anjing’ dapat menurunkan tingkat depresi dan stress. Selain itu, hal ini juga dapat menyembuhkan rasa trauma seseorang terhadap pengalaman buruk. Secara emosional, dengan memelihara hewan peliharaan manusia juga akan merasa dibutuhkan dan berguna, dan hal ini baik, sebab perasaan dibutuhkan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia.
Seseorang dengan hewan peliharaan disebutkan juga cenderung memiliki jantung yang lebih sehat sebab akan banyak bergerak bersama hewan-hewan peliharaannya dibanding dengan yang tidak memelihara hewan. Memang tidak semua jenis hewan peliharaan adalah hewan yang bisa secara aktif kita ajak bermain, melompat, berlari dan lain-lain. Jenis-jenis hewan peliharaan seperti burung, hamster, iguana, ular, ikan, dan  beberapa jenis reptilia dan mamalia lain mungkin tidak bisa kita ajak bermain dan berjalan-jalan seperti anjing atau kucing. Akan tetapi, dalam proses perawatan dan pemeliharaan seperti memberi makan dan membersihkan kandang hewan, secara otomatis tubuh kita akan lebih banyak bergerak sehingga jantung bekerja lebih giat dan peredaran darah menjadi lebih lancar sehingga tubuh dan pikiran menjadi lebih sehat. Merawat hewan peliharaan di saat mereka dalam masa-masa yang sulit semisal ketika sakit, juga dapat menguatkan ikatan emosi antara hewan peliharaan dan pemiliknya, selain itu juga dapat menajamkan naluri dan empati manusia kepada alam semesta secara universal.
Demikian tadi manfaat secara umum dalam memelihara hewan. Kali ini kita akan secara khusus membahas tentang manfaat memelihara ikan.

   germericik air kolam


Memelihara ikan adalah hal yang sangat menyenangkan lagi menenangkan. Sifat dan sikap ikan yang tenang akan banyak mendatangkan manfaat bagi kesehatan dan kondisi psikologis pemeliharanya. Habitat ikan yang adalah tinggal di air secara otomatis juga akan menghadirkan suasana sejuk pada tempat tinggal pemeliharanya. Suara gemericik air kolam dan sesekali bunyi kecipak air dari gerakan ikan-ikan dipercaya dapat merelaksasi syaraf-syaraf yang tegang dan menghadirkan ketenangan batin yang signifikan.
Beberapa ahli kesehatan dan kejiwaan menyebutkan bahwa suara air kolam dan kecipak yang ditimbulkan ikan di dalamnya ternyata mampu menurunkan resiko stroke dan depresi, juga dapat digunakan sebagai salah satu media terapi bagi penderita schizophrenia.
Komposisi gemericik suara air dan suara gerakan ikan berkolaborasi membentuk sebuah gelombang yang frekuensinya mendekati gelombang alpha; suatu frekuensi yang apabila didengarkan dapat beresonansi dengan gelombang otak dan membuat gelombang otak turun ke frekuensi alpha yang membuat tubuh dan fikiran lebih rileks sehingga dapat membantu mengurangi stress, kelelahan dan bahkan dapat membantu penyembuhan berbagai jenis penyakit seperti jantung, darah tinggi, maag, diabetes dsb. Hal tersebut terjadi karena pada saat otak kita berada pada frekuensi alpha maka terjadi peremajaan sel-sel dalam tubuh kita.yang menghadirkan perasaan rileks, tenang, dan dapat memacu daya kreativitas secara optimal.
Selain manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa yang didapatkan dari memelihara ikan, ada pula manfaat yang dapat dirasakan secara spiritual dari memelihara hewan air yang satu ini.
Secara filosofis, ikan memiliki filosofi yang baik. Habitatnya yang ada di air mencerminkan sebuah kegemaran akan sesuatu yang sifatnya ‘sejuk’ dan ‘tenang’. Jika kita mengkaji lebih dalam tentang makna ‘sejuk’ dan ‘tenang’ di sini, maka maknanya bisa jadi adalah sesuatu yang jauh dari ‘amarah’ dan sifat ‘emosional’. Dengan memelihara ikan dan menyelami karakteristik ikan, diharapkan pemeliharanya akan turut merasakan atmosfir kesejukan dan ketenangan sebagaimana yang tercermin dalam kehidupan ikan.
Salah satu contoh ikan yang menjadi kegemaran masyarakat untuk dijadikan hewan peliharaan adalah ikan koi.
Ikan koi termasuk salah satu jenis ikan Mas hias. Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia. Di Jepang, ikan ini dinamakan Nishikigoi (Cyprinus carpadie), artinya, ikan berwarna warni. Goi sendiri artinya ikan karper. Koi sendiri berasal dari bahasa Cina.
Konon, asal mula ikan koi berawal dari Persia, di bawa ke Jepang lewat Cina dan Korea, dan berkembang pesat sejak sekitar 160 tahun lalu. Munculnya ikan koi berwarna-warni adalah hasil penyilangan dan budi daya ratusan tahun. Pada awalnya, peternak di Jepang hanya bisa menghasilkan varietas koi satu warna tunggal, yakji koi hitam (Karasugoi, Sumigoi), putih (Shiromuji), merah (Akagoi, Benigoi, dan Higoi), kuning (Kigoi), keemasan (Kingoi), dan putih keperakan (Gingoi). Dari satu warna, kemudian muncul koi dua warna, yakni Kohaku (putih merah), Shiro bekko dan Shiro utsuri (hitam putih). Lalu, muncul berikutnya koi tiga warna, yakni Taisho sanke dan Showa sanshoku (merah, hitam, putih). Dan berikutnya, melahirnya koi multi warna seperti Goshiki, terdiri dari unsur warna dasar biru bercak-bercak merah, hitam, biru tua, dan putih. Kemudian, hasil persilangan dengan ikan karper Jerman yang dinamakan karper tak bersisik (Kagami goi) sekitar tahun 1904, menghasilkan koi sebagian bersisik dan sebagian tidak. Ikan ini dinamakan Ditsu nishikigoi. Sampai saat ini, diperkirakan lebih dari 18 varietas utama ikan koi.
Dalam kepercayaan masyarakat Asia Timur Raya, khususnya Jepang dan China, ikan koi dipercaya sebagai pembawa keberuntungan bagi pemeliharanya. Sifat ikan koi yang lemah lembut dipercaya akan meningkatkan “chi” (energi baik) dan keberuntungan bagi pemeliharanya. Begitu juga dengan unsur air dalam kolam ikan yang juga meningkatkan “chi” atau energi positif serta melambangkan sumber kehidupan.
Bagi yang percaya hoki, masih ada syarat lain yang wajib diikuti, kolam tempat tinggal koi itu meski sesuai aturan fengshui. Posisi kolam berada pada kutub Barat Daya dan Barat Laut. Selain itu, wajib pula dipertimbangkan jumlah koi yang dipelihara dalam kolam itu, yakni delapan (8) atau sembilan (9) ekor. Kedua bilangan itupun merupakan perlambang. Angka “8” bisa diartikan kemakmuran, sedangkan “9” mengandung arti abadi.
Secara artifisial, ikan koi membuat rumah menjadi lebih berwarna dan artistik sebab corak mereka yang beragam dan terkadang juga bermotif unik. Hal ini tentu merupakan sesuatu yang baik, sebab dengan menghadirkan atmosfir artistik di dalam tempat tinggal kita, maka kita juga akan terpacu untuk lebih kreatif.
Bumi ini telah diciptakan secara lengkap dengan segala unsurnya. Ada air, tanah, api, udara. Ada manusia, hewan, tumbuhan dan milyaran mikro-organisme. Hidup seimbang dan selaras dengan alam bukan hanya merupakan suatu keharusan, namun semestinya juga suatu hal yang naluriah. Kita tidak akan mungkin bisa hidup dengan satu bagian alam semesta yang hilang, meskipun itu hanyalah ‘sekedar’ bakteri yang tak kasat mata.
Menyayangi, menjaga, dan berlaku baik terhadap segala ciptaan Semesta adalah sebuah langkah yang baik mencapai harmoni bagi jiwa dan raga.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

admin | www.pusattoko.com

  Custumer Service

telpon fax 0341 476174  hubungi kami via sms 0857 9088 7033  hubungi kami selular 08222 880 4933

pembayaran-visa